January 05, 2017

Story of Midgrad : Episode of Bard (Part 01)

========== Cerita Sebelumnya ==========

Setelah mengalahkan Bongun yang membabi buta akhirnya petualangan Red dan kawan kawan di Gua Payon berakhir dan mereka memutuskan untuk berpisah sejenak untuk mengasah kemampuan masing masing

=====================================
16 Januari 2004
Desa Payon 
 
Light : "Banyak desas desus mengenai lanjutan job archer yang hanya diketahui sedikit oleh orang orang, mungkin saya harus berkeliling mencari informasi tersebut"


Akhirnya Light berjalan jalan seputar Desa Payon, mulai dari NPC sampai pemain dia tanyakan mengenai informasi tersebut

"Pada cerita ini hanya sedikit pemain yang mengetahui Job 2-2 sehingga kebanyakan dari para pemain tidak mengetahui dan informasi tentang job 2-2 sangatlah rahasia dan mahal harganya"

Setelah hampir seharian mencari informasi, Light akhirnya menyerah dan pergi untuk menimba ilmu memanah di utara desa dekat dengan pintu masuk Gua Payon

16 Januari 2004
Desa Archer

Light pun mengasah keakuratan bidikan dan skill skill memanah lainnya sampai akhirnya skill pasif dasar seorang Archer telah mencapai batasnya atau bisa dikatakan dia telah menjadi master serangan dasar Archer

XXX (1) : "Kamu punya potensi bagus untuk menjadi seorang Hunter"
Light : "Hunter ya ? tapi saya kurang tertarik dengan job itu"
XXX (1) : "Mengapa ? bukannya sudah sewajarnya seorang Archer berubah menjadi Hunter"
Light : "Mungkin saya akan menjadi Archer untuk waktu lama, sampai saya memiliki keteguhan untuk menjadi seorang Hunter"
XXX (1) : "Ya itu terserah padamu, tetapi skill Archer tidak ada apa apanya dibandingnya Hunter, bahkan seorang Hunter dapat memanipulasi perangkap dan seekor elang untuk membantu menyerang, kalau Archer hanya bermodalkan busur dan panahmu saja?"
Light : "....."
XXX (2) : "Ayo Light ikut kami untuk berubah job bersama sama"
XXX (1) : "Menyelesaikan quest berubah job bertiga lebih mudah daripada sendirian, bagaimana ?"
Light : "Hmm.. kalian pergi duluan saja, saya masih ingin berlatih disini"

akhirnya light meneruskan latihannya, walaupun semua skill dasar telah mencapai batasnya tapi Light masih gigih untuk berlatih

Penjaga Desa (1) : "Kau sungguh gigih sekali, mungkin kamu akan menjadi seorang Sniper yang handal"
Light : "Sebenarnya saya kurang tertarik dengan job itu, saya hanya menyukai ketentraman seorang Archer dan Desa Payon saja"
Penjaga Desa (2) : "Ini khusus dirimu saja, saya mendengar sebuah rumor bahwa ada seorang Archer yang berubah menjadi seorang Bard"
Light : "Bard ?"
Penjaga Desa (1) : "Itu hanya rumor saja kan ? belum ada yang membuktikannya"
Penjaga Desa (2) : "Coba kamu tanyakan kepada pengemis di dekat Pasar Payon tentang seorang cara menjadi seorang pemusik"
Penjaga Desa (1) : "Kami tidak menanggung hal yang terjadi padamu tapi jika penasaran silahkan ikuti"
Light : "Terima Kasih atas infonya"


dengan semangat Light berlari menuju pusat Desa Payon yaitu Pasar Payon


16 Januari 2004
Desa Payon
 
Light mencari pengemis yang dimaksud oleh para penjada Desa Archer tersebut, tetapi setelah berkeliling pasar tidak menemukan seorangpun pengemis dan akhirnya dia menanyakan kepada salah satu Kafra yang berada dibawah pohon tepat ditengah kerumunan pasar

Light : "Permisi, apakah anda melihat seorang pengemis sekitar sini"
Kafra Payon : "Oh maaf saya tidak melihat dia akhir akhir ini"
XXX (3) : "apakah kamu mencari seorang pengemis ? untuk apa ? quest ? paling quest sampah"
XXX (4) : "hahaha, liat saja penampilan dia masih menjadi seorang Archer, pasti quest murahan"
XXX (3) : "hahaha"
Light : "Terima kasih atas informasinya"
 
tekad light untuk membuktikan rumor itu mulai tergoyah karena sulitnya bertemu dengan seorang pengemis yang dikatakan oleh para penjaga tadi sampai akhirnya dia menemukan seseorang yang terkapar diantara rumah rumah
 
Light : "Apakah kamu baik baik saja ?"
XXX (5) : "....."
Light : "Kamu terlihat lusuh dan lemah sekali ? apakah kamu sedang sekarat ? Ku berikan kamu potion ?"
XXX (5) : "Potion tidak bereaksi terhadapku, aku seorang NPC"
Light : "Kalau begitu akan ku bawa kamu ke penginapan disana ada tempat penyembuhan para NPC yang terluka"
XXX (5) : "Tidak usah, saya tidak punya harta untuk membayar jasa itu"
Light : "Tidak usah sungkan"
XXX (5) : "apa tidak apa apa ?"
Light : "ya"

akhirnya Light mengantarkan NPC itu untuk berobat di sebuah penginapan yang jaraknya tidak jauh dari tempat NPC itu terkapar

XXX (5) : "Terima Kasih atas bantuannya"
Light : "Sama sama"
XXX (5) : "Kamu seorang archer ?"
Light : "ya, kenapa ?"
XXX (5) : "Ada seorang pengemis yang pernah bercerita kepada saya bahwa hidup itu harus dinikmati tanpa harus terburu buru, jiwa seorang Archer yang digelapkan oleh kekuatan sering kali membawa mereka ke pintu gerbang kematian, walau mereka serangan jarak jauh paling aman tetapi berbagai kemungkinan bisa terjadi, mereka tidak dibekali dengan serangan jarak dekat dan beberapa skill support sehingga sangat mudah menemukan para Archer. Hunter atau bahkan Sniper yang mati akibat terlalu sombongnya mereka"
Light : "....."
XXX (5) : "Dia pernah bilang jika kamu seorang Archer cobalah untuk pergi ke Pantai Comodo, disana kamu akan mendapatkan jiwa yang baru untuk hidup lebih baik"
Light : "Terima kasih atas ceritanya"
XXX (5) : "Hahaha... jangan terlalu dipikirkan itu hanya omongan seseorang yang entah siapa dia"
Light : "Tidak apa apa saya suka mendengarkan sebuah cerita yang sebelumnya belum saya dengar"

setelah mendengar cerita dari NPC tersebut Light malah semakin semangat untuk membereskan potongan puzzle mengenai perubahan tersembunyi dari seorang Archer, kini Light pergi ke sebuah tempat yang disebutkan yaitu Pantai Comodo

(bersambung)